Sinopsis dan Review Film Author: The JT LeRoy Story (Documentary Movie 2016)


Ulasfilm.com, Author: The JT LeRoy Story - Kisah dalam film dokumenter berjudul Author: The JT Leroy Story ini mengungkapkan sisi wanita di balik sosok penulis laki-laki terlaris JT LeRoy. 

 Film dokumenter ini berkisah tentang kilas balik 10 tahun yang lalu saat penulis muda berbakat JT LeRoy menulis cerita fiksi yang terbilang mengerikan berdasarkan kisah pahitnya sebagai seorang wanita bernama Laura Albert.

Laura Albert merupakan wanita bermasalah yang telah mengalami pelecehan dan penderitaan di luar karakternya sebagai penulis berbakat. Albert membujuk kakak iparnya Savanah Knoop untuk berpose sebagai seorang penulis yang misterius dengan kaca mata hitam dan wignya. 

Albert pun menandatangani kesepakatan film JT LeRoy dengan segala keyakinannya. Ini terbilang cerita yang aneh, tidak seperti memoar palsu dari James Frey di tahun 2003 silam.

Dibuka dengan cuplikan dari Winona Ryder yang untuk pertama kalinya bertemu dengan LeRoy bertahun-tahun yang lalu bahkan sebelum dirinya mendapatkan ketenaran sebagai seorang penulis dan ketidakjelasan Albert. 

LeRoy berasal dari Brooklyn dan dibesarkan dalam keluarga broken home, dia memutuskan untuk pindah ke San Fransisco ditahun 1990. Melalui terapisnya Dr. Terrence Owens, LeRoy disarankan untuk bekerja di luar permasaalahan rumitnya yang mengerikan.

Sinopsis Film Author: The JT LeRoy Story
Author: The JT LeRoy Story Cover / Genesiscinema.co.uk
Sosok Albert dirasa telah menyia-nyiakan waktunya sebelum meminta perlindungan dari agen sastra dan penulis yang terkesan dengan pekerjaannya. Tapi tidak bisa disangkal bahwa masa lalu LeRoy yang tragis mendorong Albert untuk menyamar sebagai androgini bahkan sering berperan sebagai asisten Inggris yang memiliki aksen LeRoy, menemukan ketenaran dan mengamankan kontrak film adaptasi, mencoba meluncurkan karir musik untuk dirinya sendiri sebelum semuanya menjadi runtuh di tahun 2005.

Hal ini menjadi sangat mengherankan karena publik seolah sedang memperjuangkan tokoh yang sebenarnya tidak ada. Tetapi hal itu tidak mengurangi keinginan sebagian orang yang pro pada sastra dunia untuk mendengarkan secara teliti bahkan melakukan edit untuk menghindari sentimen yang dituduhkan dan merugikan. Walaupun pada kenyataannya respon tersebut lebih dibenarkan dimana publik tidak malu lagi untuk menyebutnya sebagai Albert LeRoy.

Yang membuat publik mendengarkan hampir secara ekslusive bagaimana Albert memandang orang-orang yang tidak lagi digambarkan sebagai pengkhianat. 

Di sini juga ditunjukkan bagaimana karakter LeRoy hanyalah jenis kinerja yang memang telah sengaja dibuat di awal kemunculannya.

Meski dengan datar LeRoy menyangkal bahwa dirinya memiliki kepribadian ganda seperti yang selama ini dituduhkan tanpa diagnostik alternatif. Publik seolah dibuat bertanya-tanya dengan karakternya sebagai penulis. 

Kisah mengenai penganiayaan formatif akan lebih persuasif jika dirinya bisa membuktikan skenario tersebut bukan untuk mendapatkan perhatian. Atau hanya sebagai taktik untuk menjaga kepercayaan para selebriti yang akan terpesona dengan pemikirannya dan serta merta membantunya sebagai seorang transgender yang terlantar dan teraniaya.

Film ini mengacu pada materi bahan yang beraneka ragam termasuk kekayaan yang mengejutkan, ditambah dengan cuplikan film LeRoy Asia Argento 2004. 

Meskipun tidak ada yang diwawancarai dalam film ini, dan hanya berupa rekaman panggilan telepon maupun kutipan pesan suara yang melibatkan beberapa teman LeRoy seperti Billy Corgan “Smashing Pumpkins” dan Courtney Love. 

Rekaman-rekaman tersebut bahkan perlu dipertanyakan apakah benar-benar nyata atau hanya sebuah rekonstruksi sebelum membangun sebuah fiksi. 

Pertanyaan kuncinya adalah bagaimana Savannah Knoop bisa mengatakan hidup dalam kebohongan sementara hanya berbicara sedikit dan selebihnya Laura Albert yang monologuing.

Albert benar dalam satu hal bahwa apapun bakat sastra yang dimiliki LeRoy dan banyak dipuji, seharusnya memang tidak mudah untuk dilupakan dan dihentikan oleh mereka yang ingin sekali memperjuangkannya.
Review Film Author: The JT LeRoy Story
Pemeran Wanita dalam film Author: The JT LeRoy Story / Mic.com
Namun pujian yang muncul karena alasan palsu seolah lebih mendapatkan tempat meskipun seharusnys bisa juga dengan mengkritiknya. Pertanyaannya adalah seberapa jauh prestasi sastra independen bisa bertahan?

Film dokumenter Author: The JT LeRoy Story dipoles dalam kemasannya sendiri dengan penonjolan efek Foley untuk mewarnai elemen yang diucapkan. 

Urutan animasi singkat yang menggambarkan tulisan LeRoy dibuat oleh Joshua Mulligan dan Stefan Nadelman sehingga mampu memberikan nilai plus tersendiri dalam film ini. 


Film ini disutradarai dan ditulis oleh Jeff Feuerzeig dan dibintangi oleh Laura Albert, Bruce Benderson, Dennis Cooper, Ira Silverberg, dan Savannah Knoop.
Loading...