Review Rudy Habibie (Habibie Ainun 2), Kisah Perjalanan Hidup Habibie di Masa Muda


Film  Rudy Habibie (Habibie Ainun 2) - Setelah sebelumnya sukses dengan film pertamanya yang berjudul Habibie dan Ainun di tahun 2010 yang mampu meraih jumlah penonton hingga 4,7 juta, di tahun 2016 kembali dirilis film Rudy Habibie (Habibie Ainun 2) yang merupakan prekuel dari film terdahulunya. Film ini masih mengisahkan kehidupan BJ Habibie namun ketika beliau masih muda. Film yang tayang perdana pada 30 Juni 2016 ini diharapkan mampu mengulang sukses yang sama dengan film sebelumnya. Buat kamu yang belum sempat menonton film ini, jangan khawatir karena berikut ini adalah sinopsis lengkapnya.

Film tentang masa muda BJ Habibie disutradarai oleh Hanung Bramantyo dan masih menampilkan Reza Rahadian sebagai Habibie muda. Untuk skenarionya sendiri ditulis oleh Gina S. Noer yang sebelumnya juga dipercaya untuk menulis beberapa skenario film yang sangat populer, diantaranya adalah Ayat-ayat Cinta, Hari untuk Amanda, dan Habibie Ainun.
Sinopsis Rudy Habibie Habibie Ainun 2
Rudy Habibie Habibie Ainun 2
Perlu diketahui bahwa film ini mengangkat kisah yang ada dalam buku berjudul ‘Rudy, Kisah Masa Muda Sang Visioner’ yang juga ditulis oleh Gina S. Noer. Selain Reza Rahadian, film Rudy Habibie juga dibintangi oleh aktris cantik Chelsea Islan yang memerankan Ilona Ianovska, Indah Permatasari, Pandji Pragiwaksono, Ernest Prakasa, Boris Bokir, Cornelio Sunny dan bintang lainnya.

Film Rudy Habibie menceritakan bagimana kehidupan BJ Habibie di masa mudanya yang penuh gejolak dengan cita-citanya yang begitu besar, yaitu membangun industri dirgantara di Indonesia. Rudy adalah panggilan masa kecil Habibie yang berasal dari nama depannya yaitu Bacharuddin. Ada satu pesan dari almarhum ayahnya yang tidak akan pernah dilupakan oleh Habibie muda, bahwa dia harus seperti mata air. Pesan itulah yang menguatkan tekadnya untuk mewujudkan mimpi besarnya hingga akhirnya Rudy menjalani kuliah di Teknik Penerbangan Universitas RWTH kota Aachen, Jerman sesuai dengan minatnya saat itu.

Kuliah di negeri orang bukan hanya memberikan banyak ilmu pengetahuan bagi Rudy tetapi juga membuatnya belajar bagaimana memaknai arti persahabatan. Karena Rudy memiliki banyak teman dengan latar belakang yang berbeda, diantaranya adalah Lim Ken Kie yang seorang keturunan Tionghoa, Poltak seorang pemuda Batak yang memiliki karakter jenaka namun jujur, Ayu yang merupakan adik putri Keraton dari Solo hingga Peter seorang mahasiswa yang sudah senior.

Kehidupan Rudy di masa muda juga diwarnai dengan kisah cintanya bersama Ilona Ianovska seorang gadis cantik keturunan Polandia, jauh sebelum pertemuannya dengan Ainun yang akhirnya dinikahinya. Tidak mudah bagi Rudy untuk menyamakan visinya dengan orang lain, termasuk Panca dan kawan-kawannya yang merupakan mantan anggota Tentara Pelajar. Dimana mereka justru berkeyakinan bahwa Indonesia membutuhkan solusi yang berbeda dengan visi yang dikemukakan oleh Rudy. Di tengah pertentangan yang ada, nyatanya Ilona justru sangat mendukung cita-cita besar Rudy sebagai seorang visioner muda.

Dengan perjuangan yang tentunya tidak mudah, Rudy berhasil meraih gelar Doctor Ingenieur di Fakultas Teknik Mesin Departemen Design dan Konstruksi Pesawat di Universitas Teknik Aachen. Kisah dalam film Rudy Habibe sangatlah inspiratif, dimana untuk mencapai sebuah cita-cita yang besar dibutuhkan banyak perjuangan yang tak kenal putus asa. Faktor kekayaan bukanlah jaminan seseorang mampu mewujudkan cita-cita besarnya, karena dalam kehidupan Habibie muda pola pendidikan yang ditanamkan oleh kedua orangtuanya justru menjadi sebuah motivasi yang tidak akan pernah padam.

Bagaimana Rudy kecil begitu gemar membaca, dan senang mengajukan pertanyaan kritis dengan rasa ingin tahunya yang sangat besar. Tentu saja setiap keingintahuan yang diajukan tidak pernah dianggap sebagai hal yang sepele oleh kedua orangtuanya. Rasa ingin tahu yang begitu besar tetap diarahkan dengan pondasi kedisiplinan sekaligus nilai-nilai agama yang begitu mendalam. Hingga Rudy tumbuh menjadi pribadi yang bukan hanya cerdas tetapi juga memiliki keyakinan agama yang kuat.
Baca: Film Ketika Mas Gagah Pergi, Pesan Kebaikan dalam Nuansa Religi
Dengan kisah cerita yang sangat menarik dan penuh inspirasi, film Rudy Habibie ini tentu sangat rekomeded masuk dalam daftar film favorit kamu. Bagaimana perjuangan harus tetap dilakukan di tengah pertentangan visi yang tidak sepaham. Butuh keberanian untuk mewujudkan mimpi, dan hanya dengan perjuangan sebuah mimpi akan bisa terwujud. Bagaimana menurut kamu?
Loading...